Kunci Sukses Perusahaan Adalah Penerapan Manajemen Bisnis Yang Baik

manajemen-bisnis

Kunci Sukses Perusahaan Adalah Penerapan Manajemen Bisnis Yang Baik

Semua orang bisa menjalankan bisnis, asal memiliki modal mereka bisa memulai usahanya. Namun, apakah usaha yang dijalankan bisa berjalan dengan baik itu lain cerita. Dalam bisnis ada banyak komponen yang diatur agar mencapai tujuan bersama dan mendulang keuntungan. Bisnis bisa berjalan dengan baik karena di dalamnya ada sistem yang berjalan dengan baik. Umumnya sistem itu berhubungan dengan manajemen bisnis yang baik diikuti dengan inovasi yang terus dilakukan tanpa henti. Singkatnya manajemen bisnis harus ada dalam setiap usaha meski skalanya mikro sekali pun.

Pengertian Manajemen Bisnis

Manajemen adalah sebuah proses merencanakan, mengorganisasi sampai mengendalikan kegiatan apa pun termasuk usaha. Hal ini dilakukan untuk mencapai tujuan bersama secara efektif dan efisien melalui pemanfaatan sumber daya.

Sementara itu untuk manajemen bisnis merupakan proses perencanaan hingga pengendalian kegiatan usaha yang dilakukan dengan memanfaatkan segala sumber daya yang ada dan memaksimalkan hasil yang didapatkan.

Singkatnya manajemen bisnis adalah kegiatan pengaturan di berbagai sektor yang dimiliki perusahaan secara efektif dan efisien untuk mendapatkan hasil maksimal. Semua bisa berjalan dengan baik kalau ada kerja sama yang baik di dalam sistem dan tidak bekerja sendiri-sendiri.

Agar kamu semakin paham, simak beberapa pengertian manajemen menurut para ahli berikut:

  1. Menurut F.W.Taylor , manajemen adalah seni mengetahui apa yang harus dilakukan dan melihat bahwa itu dilakukan dengan cara sebaik mungkin.
  2. Henri Fayol, melihat manajemen sebagai kegiatan meramalkan, merencanakan, mengatur, memerintahkan, mengoordinasi, dan mengendalikan kegiatan orang lain.
  3. Menurut Koontz dan Wihrich, manajemen adalah proses merancang dan memelihara lingkungan di mana individu bekerja sama dalam kelompok secara efisien demi mencapai tujuan yang dipilih.
  4. Megginson, Mosley dan Pietri mendefinisikan manajemen sebagai kegiatan bekerja dengan bagian SDM, keuangan ataupun sumber lainny auntuk mencapai tujuan organisasi dengan melakukan fungsi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan kontrol.
Dari berbagai pengertian manajemen di atas bisa dipahami bahwa ada tiga karakteristik utama yang menentukan sebuah proses manajemen, yakni:
  1. Fokus pada tujuan organisasi. Visi manajemen adalah berfokus pada pencapaian misi utama organisasi. Manajemen akan menggunakan setiap fungsi untuk mencapai tujuan tersebut
  2. Proses yang berkelanjutan dan terkait. Manajemen mengharuskan kegiatan dan fungsi terkait satu sama lain dan saling melengkapi
  3. Melibatkan sumber daya perusahaan. Manajemen harus didukung dengan orang-orang serta sumber daya yang tepat.

Jenis Manajemen yang Diperlukan untuk Bisnis

Komponen di dalam perusahaan ada banyak dan setiap bagian memiliki manajemen atau pengaturan yang berbeda-beda. Secara umum manajemen dalam bisnis terbagi menjadi beberapa hal di bawah ini.

1. Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan adalah pengaturan keuangan yang dilakukan untuk menyeimbangkan arus masuk dan keluar. Segala hal terkait dengan keuangan termasuk penjualan, pembelian, utang, dan piutang harus dicatat dengan baik untuk memudahkan pemeriksaan dan pembuatan laporan keuangan.

2. Manajemen SDM

Dalam perusahaan besar pasti ada banyak orang yang akan bekerja dan terlibat secara langsung di dalamnya. Kalau semua orang tidak ada sistem yang mengatur, kekacauan akan terjadi. Misal tidak datang tepat waktu hingga tidak mampu melakukan pekerjaan sesuai dengan job description yang diberikan.

Itulah kenapa ada pekerjaan manajer hingga orang di bagian HRD. Adanya pekerjaan itu akan memudahkan pengaturan sumber daya manusia yang dimiliki. Tanpa pengaturan yang baik, tujuan atau target dari perusahaan akan sulit tercapai.

3. Manajemen Pemasaran

Pemasaran juga harus diatur dengan baik. Kalau sampai orang yang bekerja di pemasaran ini tidak mampu melakukan pekerjaannya, produk akan sulit laku. Itulah kenapa manajemen pemasaran sangat penting untuk menentukan aneka strategi agar produk diterima dan menarik perhatian calon konsumen.

4. Manajemen Operasional

Manajemen operasional berhubungan dengan kegiatan sehari-hari dan produksi. Misal operasional untuk pembuatan barang mulai dari bahan baku sampai ke mesin dan listrik. Selanjutnya untuk belanja perusahaan seperti kertas hingga ke pantry. Semua harus diatur dengan baik agar kegiatan di perusahaan berjalan lancar.

Baca Juga : Tugas dan Fungsi Admin Keuangan di Dalam Bisnis

Fungsi manajemen dalam perusahaan

Fungsi manajemen sendiri terpisah dari fungsi operasional perusahaan karena bergantung pada tingkat organisasi tersebut. Adapun beberapa fungsi manajemen adalah:

1. Perencanaan

Salah satu dasar dari fungsi manajemen adalah perencanaan untuk menentukan arah organisasi dalam mencapai tujuan tertentu di masa depan.

Dalam perencanaan diperlukan pengetahuan terkait visi dan misi dari perusahaan.

Perencanaan juga melibatkan pemikiran sistematis tentang cara-cara apa saja yang diperlukan untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan.

Salah satu caranya yakni dengan mengidentifikasi tugas yang diperlukan serta memastikan pemanfaatan sumber daya yang tepat untuk menghindari kebingungan, ketidakpastian, atau risiko lainnya.

Dengan manajemen, kamu dan perusahaan dapat merancang tugas di masa depan dan menyesuaikannya dengan pencapaian sebelumnya.

Jika kamu terlibat dalam posisi manajemen perusahaan, kamu pasti dituntut untuk membuat perencanaan ini. Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan dalam membuat perencanaan tersebut seperti:

  1. Memiliki pengetahuan yang mumpuni. Pahami tujuan perusahaan dengan komponen dan sumber daya yang ada beserta masalah yang dihadapi. Pahami juga topik-topik permasalahan yang dihadapi perusahaan.
  2. Prediksi kemungkinan di masa depan. Guna memahami tujuan jangka pendek dan panjang yang ingin dicapai organisasi, kamu harus mampu membuat prediksi tentang kondisi di masa depan dan bagaimana cara tepat untuk mencapainya.
  3. Tentukan tujuan. Identifikasi tujuan dan proses yang spesifik untuk mencapainya.
    Ciptakan struktur yang fleksibel. Meskipun perencanan dibuat dengan matang, namun perhitungkan hal-hal yang mungkin tidak berjalan sesuai rencana.
2. Pengorganisasian

Selain perencanaan, fungsi manajemen adalah untuk pengorganisasian. Manajemen berfungsi untuk menyediakan sekaligus menyatukan sumber daya baik fisik, keuangan, maupun manusia dan mengembangkan hubungan yang produktif demi mencapai tujuan organisasi.

Pengorganisasian bertujuan untuk memastikan perusahaan tetap berfungsi secara efektif dalam kegiatan sehari-hari. Fungsi manajemen sebagai pengorganisasian sendiri terkait erat dengan hierarki manajemen.

Kamu akan memiliki tanggung jawab terhadap pengorganisasian sumber daya yang berbeda berdasarkan level manajemen tertentu.

Pada level manajerial, fungsi pengorganisasian umumnya akan terjadi dalam beberapa tahap seperti:

  1. Identifikasi dan pembuatan klasifikasi. Mengidentifikasi berbagai peran, proses dan kegiatan yang diperlukan untuk mencapai tujuan perusahaan lalu kemudian membagi peran dan tugas tersebut.
  2. Menetapkan tugas dan sumber daya. Perusahaan akan menetapkan tugas pada orang yang dirasa paling berkualitas dan menyediakan sumber daya untuk menunjang pekerjaan tersebut.
  3. Mendelegasikan wewenang dan membuat tanggung jawab. Pemberian tanggung jawab dan wewenang pada posisi-posisi tertentu untuk memastikan rencana kerja dapat berjalan secara efisien.
  4. Mengoordinasikan wewenang dan tanggung jawab sesuai fungsi keseluruhan peran dalam perusahaan
3. Staffing

Ketiga, fungsi manajemen adalah untuk staffing. Staffing dipahami sebagai tujuan untuk menjaga struktur organisasi dan mempertahankannya.

Tujuan utama dari fungsi manajemen ini adalah untuk menempatkan orang yang tepat di pekerjaan yang benar.

Penempatan staf tersebut umumnya akan melibatkan beberapa hal seperti manpower planning, rekrutmen, seleksi, penempatan, pelatihan, remunerasi, penilaian kerja, promosi dan transfer.

4. Pengarahan

Keempat, fungsi manajemen adalah untuk mengarahkan organisasi untuk bekerja secara efisien untuk mencapai tujuan perusahaan.

Pada intinya fungsi ini adalah untuk menjaga dan meningkatkan produktivitas semua lini dalam perusahaan.Dalam level manajerial hal ini berarti mengarahkan karyawan, mengelola ide dan mendapatkan feedback dari mereka.

Tidak hanya mengarahkan, fungsi pengarahan pada manager yang baik juga dilakukan dengan menginspirasi karyawan untuk selalu bekerja mencapai tujuan.

Adapun beberapa elemen dalam fungsi manajemen pengarahan, seperti pengawasan, motivasi, kepemimpinan dan komunikasi.

5. Kontrol

Terakhir, fungsi manajemen adalah untuk mengendalikan. Fungsi ini pada dasarnya memastikan keempat fungsi lainnya berjalan dengan benar sehingga perusahaan benar-benar mencapai tujuan yang hendak dicapai.

Fungsi kontrol mengharuskan pemeriksaan tujuan secara terukur. Itu sebabnya bila kamu menduduki level manajerial, agar fungsi manajemen ini bisa terlaksana penting bagi kamu untuk menetapkan standar sebelumnya.

Dengan menetapkan standar kamu bisa memantau kualitas dan mengukur bagian-bagian yang dirasa berhasil atau gagal.

Unsur-unsur manajemen

Untuk menjalankan fungsi manajemen, perusahaan membutuhkan tools atau sumber daya yang dikatakan sebagai unsur manajemen.Unsur-unsur manajemen tersebut antara lain:

  1. Man. Sumber daya manusia sebagai salah satu unsur paling penting. SDM akan menentukan cara kerja dan keberhasilan dari unsur manajemen lainnya untuk menjapai tujuan dan sasaran organisasi dan perusahaan.
  2. Money. Uang dibutuhkan sebagai modal untuk memenuhi kebutuhan dan pengelolaan bisnis untuk mencapai tujuan akhir perusahaan.
  3. Material. Selain SDM perusahaan membutuhkan bahan atau materi sebagai sarana untuk mencapai hasil yang diinginkan.
  4. Machine. Penggunaan mesin untuk efisiensi kerja dan menghasilkan keuntungan yang diinginkan.
  5. Methods. Tata cara kerja yang digunakan untuk memastikan pekerjaan dapat berjalan lancar dengan mempertimbangkan segala unsur seperti waktu, uang, usaha, fasilitas dan sasaran yang ada.
  6. Market. Tempat menyebarkan hasil produksi kepada konsumen. Penting bagi perusahaan untuk menguasai pasar demi kelangsungan aktivitas usaha.

Contoh Penerapan Manajemen Bisnis yang Baik

Manajemen bisnis bisa berjalan dengan baik kalau beberapa poin di bawah ini diterapkan, bahkan sebelum usaha mulai dibuat.

Memahami jenis usaha yang dilakukan sejak awal. Anda harus bisa mendeskripsikannya dengan baik mulai dari lokasi sampai kemungkinan hambatan yang akan terjadi.

Melakukan analisis produk dan persaingan dagang yang akan terjadi. Analisis dibutuhkan untuk menentukan aneka strategi baik dalam membuat produk sampai ke ranah promosi.

Melakukan pemasaran yang tepat. Pemasaran bisa dilakukan ke media sosial atau membuat konten baik tulisan atau video.

Selalu melakukan pengecekan pada laporan keuangan. Kalau belum ada orang yang bekerja sebagai akuntan, bisa menggunakan aplikasi akuntansi agar proses pencatatan berjalan dengan baik.

Selalu melakukan evaluasi pada produk dan SDM pada jangka waktu tertentu. Evaluasi dilakukan untuk meminimalkan kesalahan yang lebih parah.

Penerapan manajemen bisnis harus dilakukan dengan baik sejak awal usaha dilakukan. Dengan menerapkan manajemen bisnis berbagai sektor bisa berjalan dengan baik dan minim sekali terjadi kesalahan yang membuat berbagai sektor berantakan.

Apabila saat ini Anda sedang menjalankan bisnis, ada baiknya kuatkan masalah manajemen bisnis ini dengan baik. Kalau Anda bisa melakukannya di berbagai sektor baik keuangan sampai SDM, peluang bisnis berkembang akan besar.

Banyak bisnis perusahaan gagal karena tidak bisa menerapkan fungsi manajemen dengan benar. Keberhasilan memulai bisnis perusahaan terletak pada kemampuan pemilik dan tim manajemen untuk mengatur dirinya sendiri.

Banyak wirausahawan terburu-buru saat baru memulai usaha sehingga dalam perjalanannya mengakibatkan masalah. Fungsi manajemen tim akan menjauhkan perusahaan dari masalah tersebut. Berikut rekomendasinya untuk memulai bisnis perusahaan:

  1. Fungsi manajemen akuntansi, keuangan penggajian, hutang-piutang, pajak, dan laporan keuangan harus dicatat. Alur catatan akuntansi yang akurat untuk pencatatan keuangan sangat penting.
  2. Fungsi manajemen sumber daya manusia, diperlukan manajemen SDM untuk membuat kebijakan dan prosedur mengenai karyawan.
  3. Fungsi manajemen fasilitas, ketika perusahaan sudah memiliki kantor atau bangunan produksi, terdapat kewajiban pemeliharaan, pembersihan, dan pemeliharaan yang terus berlanjut.
  4. Fungsi manajemen teknologi informasi, setiap perusahaan bergantung pada teknologi untuk menjalankan bisnisnya.
  5. Fungsi manajemen konsumen, konsumen merupakan sumber utama penghasilan perusahaan yang perlu dikelola dan diberikan pelayanan terbaik.
  6. Fungsi manajemen website perusahaan, situs web organisasi seringkali menjadi kesan pertama yang dimiliki calon pelanggan terhadap suatu perusahaan. Situs web yang dibuat dengan matang, teratur, dan ramah pengguna sangat penting untuk menarik dan mempertahankan konsumen.
  7. Fungsi manajemen sosial media, sosial media telah menjadi standar baru untuk pemasaran bisnis. Keuntungannya platform tidak mahal untuk dilakukan, tapi membutuhkan waktu, keterampilan, dan strategi.
  8. Fungsi manajemen search engine, kebanyakan orang saat ini menggunakan internet untuk mencari bisnis atau jasa. Pastikan situs web perusahaan kamu memiliki profil di semua halaman bisnis mesin pencari.
  9. Fungsi manajemen work-life balance, sebagai pemilik perusahaan, sangat penting untuk menjaga keseimbangan hidup profesional dan personal yang sehat.
  10. Fungsi manajemen waktu luang, pemilik dan karyawan perusahaan perlu bersenang-senang dan meluangkan waktu untuk memastikan perusahaan menjadi tempat yang menyenangkan untuk bekerja.

Jika kamu ingin sukses dalam meningkatkan efisiensi operasional perusahaan, beberapa hal di atas perlu kamu ketahui dan terapkan dengan baik. Pasalnya, manajemen yang baik adalah hal yang penting dimiliki setiap perusahaan.