Quora : Bagaimana cara menghitung keuntungan dalam mendirikan suatu usaha pakaian?

usaha-pakaian

Bagaimana cara menghitung keuntungan dalam mendirikan suatu usaha pakaian? Apakah dinaikkan 30% dari modal atau bagaimana?

Ditanggal 14 Febuari 2022 yang lalu kami menjawab sebuah pertanyaan di Quora sesuai dengan judul diatas, di blog ini saya akan mencoba untuk memberikan informasi yang lebih detail mengenai bisnis pakaian berdasarkan pengalaman kami dalam mengelola pembukuan bisnis pakaian.

Mari kita mulai dengan adanya perubahan tren dan model pakaian setiap waktunya menjadi salah satu alasan bisnis pakaian tak pernah lekang oleh waktu. Maka itu, bisnis pakaian ini selalu berpeluang besar untuk memperoleh keuntungan. Penghasilan omset setiap tahunnya dapat mencapai milyaran karena setiap bulannya omset mulai dari ratusan hingga jutaan rupiah.

usaha-pakaian

Meski prospek bisnis ini menjanjikan, bisnis pakaian seringkali dinilai harus dimulai dengan modal yang besar, padahal dengan modal kecil, bisnis ini juga dapat dimulai. lantas, bagaimana cara memulai bisnis pakaian dengan modal kecil?

  1. Anda wajib selalu melakukan update jenis, model, dan bahan pakaian yang ingin dijual sesuai tren
  2. Anda wajib mencari supplier yang tepat dan murah untuk menyediakan stok bahan baku yang berkualitas
  3. Gunakan sistem dropship atau reseller dalam teknik penjualan
  4. Pakai strategi pemasaran baik online maupun offline yang tepat untuk meningkatkan penjualan
  5. Rekrut karyawan yang berkualitas dan buka toko offline yang menampilkan keunikan pakaian yang anda tawarkan jika bisnis pakaian semakin maju

Baca juga : Software Akuntansi Terbaik Untuk Bisnis Anda

Pastikan Brand Pakaian Anda Mulai Dikenal

Tentunya kita menginginkan brand pakaian kita semakin dikenal oleh masyarakat karena itu wajib untuk anda sebagai pemilik brand pakaian menerapkan langkah yang tepat agar bisnis pakaian berjalan dengan lancar. Untuk itu pastikan hal dibawah ini dijalankan dengan sempurna yaitu :

  1. Jangan pernah meremehkan kekuatan riset, dengan melakukan Riset Produk dan mengenali Target Pasar akan menjadi kekuatan brand pakaian anda.
  2. Tentukan konsep pakaian yang ingin ditawarkan
  3. Keunikan dan model yang menarik akan menjadikan brand pakaian anda memiliki nilai tambah dibandingkan pakaian sejenis.
  4. Logo itu memang bukan brand, namun logo akan menjadi sebuah visual yang menarik untuk mendongkrak fanatiksme dalam pecinta produk pakaian anda.
  5. Kualitas produk ditentukan oleh kualitas material, pastikan anda memiliki supplier yang dapat menyuplay kualitas bahan baku terbaik dengan harga yang terbaik
  6. Proses produksi yang memiliki Quality Control terbaik akan menjadi nilai terbaik dari produk yang dihasilkan sehingga meningkatkan brand pakaian anda
  7. Pastikan anda memiliki team marketing terkini yang menguasai digital marketing
  8. Pesona pasar anda dengan menampilkan foto produk yang menarik sehingga pelanggan anda tertarik untuk membeli.

Bagaimana cara menghitung keuntungan?

Nah kembali ke topik bagaimana menghitung keuntungan usaha pakaian, untuk ini kita perlu membedah komponen produksinya terlebih dahulu yaitu :

  1. Bahan Baku
  2. Tenaga Kerja
  3. Overhead seperti listrik

Jika anda melakukan total atas keseluruhan komponen diatas maka diperoleh total biaya produksi. Pertanyaannya berapa banyak jumlah produk yang ingin dihasilkan. Misalkan dengan total biaya produksi Rp 30 juta anda menghasilkan 250 pcs pakaian maka biaya per unit dari pakaian adalah Rp 120.000 per pcs

Maka Untuk menghitung berapa keuntungan yang ingin diperoleh anggap setelah anda melakukan riset produk sejenis dan kondisi pasar anda memperoleh informasi harga jual produk sejenis adalah Rp 150.000 maka keuntungan yang anda peroleh jika menggunakan harga sejenis adalah Rp 30.000 per pcs atau sebesar 25%

Namun yang mesti anda ingat ini adalah keuntungan kotor, masih ada komponen biaya yang mesti anda keluarkan untuk melakukan kegiatan operasional seperti

  1. Biaya Penjualan dimana disini akan ada biaya promosi dan penunjang seperti :
    • Pembuatan website perusahaan walaupun ini biaya yang sekali dikeluarkan namun akan ada biaya pertahun yang perlu dikeluarkan
    • Biaya iklan baik itu di Google, Facebook, Instagram, Tiktok, Tokopedia, Shopee dsb
    • Biaya Give Away
    • Biaya Photografer, Video Editing
    • Biaya Komisi Penjualan
  2. Biaya Umum dan Administrasi untuk operasional bisnis seperti :
    • Biaya sewa kantor
    • Biaya Listrik kantor
    • Biaya Telp, Internet
    • Biaya Komunikasi
    • Biaya Transportasi
    • Biaya Pemeliharaan kantor
    • Biaya Gaji karyawan kantor
    • Biaya Alat Tulis Kantor, Photocopy
    • Biaya Legalitas dan Profesional
    • Biaya Rumah Tangga Kantor
    • Biaya Penyusutan
    • Biaya Administrasi bank
    • Biaya Pajak

Pertanyaannya apakah keuntungan 25% tersebut dapat menunjang kegiatan penjualan dan kegiatan operasional perusahaan, dengan anda telah menghitung estimasi biaya penjualan dan operasional maka anda dapat menentukan berapa nilai penjualan yang harus terjadi untuk dapat melakukan :

  1. Menutup seluruh biaya penjualan dan operasional
  2. Menambah modal kerja perusahaan
  3. Menambah cash flow perusahaan

Untuk mempermudah dalam proses pencatatan keuangan bisnis pakaian tentu akan menjadi lebih mudah jika ada software akuntansi yang membantu anda dalam mencatat seluruh transaksi keuangan dari penjualan, pembelian, penerimaan uang hingga pengeluaran uang. selain itu ini juga menjadi kontrol dalam bisnis pakaian anda.

Apakah dinaikkan 30% dari modal atau bagaimana?

Dari ilustrasi diatas dengan keuntungan 25% atau 30% maka usaha pakaian akan bisa berjalan dengan sempurna jika keuntungan tersebut dapat memenuhi 3 unsur keperluan diatas.

Jika anda membutuhkan bantuan dalam mengelola bisnis pakaian anda, maka kami dari FR Consultant Indonesia siap membantu anda untuk fokus dalam pengembangan bisnis pakaian, serahkan operasional bisnis kepada kami.