FR Consultant Indonesia Pembukuan Prosedur Kasbon di dalam Pencatatan Pembukuan Perusahaan

Prosedur Kasbon di dalam Pencatatan Pembukuan Perusahaan

kasbon-adalah

Pernah mendengar istilah kasbon, sebagai seorang karyawan tentu istilah ini sangat popular terutama ditanggal tua sebelum gajian. Istilah kasbon atau punjaman merupakan salah satu fasilitas yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan namun dalam proses pengeluaran uang untuk kasbon ini tentunya memerlukan sebuah aturan yang jelas sehingga tidak terjadi kebocoran di dalam kas flow perusahaan.

kasbon-adalah
Closeup portrait happy, smiling business woman, holding pink piggy bank, isolated indoors office background. Financial budget savings, smart investment concept – sumber

Apa itu Kasbon

Kasbon adalah solusi peminjaman dana yang diberikan perusahaan kepada karyawannya, jenis pinjaman ini sifatnya jangka pendek yang harus dikembalikan dengan cara pemotongan gaji karyawan tersebut. Sederhananya Kasbon artinya dana pinjaman yang diperoleh karyawan dari perusahaan.

Di dalam perusahaan penerapan kasbon ini mesti memperhatikan dengan jumlah gaji yang akan diterima oleh karyawan diakhir bulan. Karena kurangnya gaji yang diterima oleh karyawan diakhir bulan tentu akan memberikan efek buruk terhadap kinerja karyawan tersebut.

Oleh karena itu perusahaan wajib melakukan Analisa terhadap kegunaan dan tujuan dari karyawan tersebut melakukan kas bon.

Faktor yang menyebabkan karyawan melakukan Kas Bon

Diantara faktor yang sering menyebabkan karyawan melakukan kas bon adalah

  1. Terkait dengan keperluan Pendidikan karyawan tersebut
  2. Adanya kebutuhan mendesak di pengobatan
  3. Kebutuhan biaya pernikahan
  4. Melakukan renovasi rumah
  5. Membeli kendaraan
  6. Kebutuhan Dana Ibadah
  7. Ingin melakukan Liburan

Fungsi Kasbon bagi Karyawan dan Perusahaan

Adanya pinjaman kas bon dari perusahaan akan mendatangkan manfaat bagi karyawan dan perusahaan. Ini penjelasannya.

1. Bagi Karyawan

Karyawan bisa memperoleh bantuan dana darurat yang dibutuhkannya dengan cepat, tanpa syarat yang rumit. Namun biasanya perusahaan akan menanyakan tentang tujuan pinjaman tersebut.

Selain itu karyawan juga tidak akan dibebani dengan bunga yang biasanya ada di pinjaman lainnya karena perusahaan tidak mengambil keuntungan. Sedangkan untuk proses pembayaran tidak sulit karena langsung dipotong dari gaji yang besarannya sesuai dengan kesepakatan Bersama.

2. Bagi Perusahaan

Dengan perusahaan memberikan pinjaman ini maka karyawan akan memiliki rasa dan tanggung jawab yang lebih kepada perusahaan, hal ini tentunya memberikan dampak positip terhadap perusahaan yaitu meningkatnya loyalitas karyawan terhadap perusahaan.

Dimana biasanya untuk menumbuhkan loyalitas diperlukan waktu yang tidak sedikit, perusahaan yang sudah mendapatkan kepercayaan dari karyawannya tentunya tidak ingin kehilangan karyawannya.

Perusahaan juga akan memperoleh fakta bahwa produktivitas karyawan yang meningkat. Hal tersebut merupakan ungkapan terima kasih kepada perusahaan, sehingga karyawan akan meningkatkan kinerjanya dan ini berdampak terhadap performa perusahaan yang meningkat ketika karyawan bekerja keras untuknya.

Perusahaan menunjukan kepada karyawan bahwa mereka juga diperhatikan untuk meningkatkan kesejahteraannya, tidak hanya meminta karyawan untuk bekerja keras namun kondisi karyawan juga diperhatikan.

Ketika internal perusahaan dalam kondisi yang baik, tentu saja hal tersebut akan menjadi citra yang positip untuk kinerja perusahaan di mata publik.

Contoh Transaksi Cashbon

Perusahaan A memiliki karyawan yang membutuhkan dana darurat sebesar Rp 10 juta dengan gaji yang dimiliki oleh karyawan tersebut sebesar 3 juta perbulan maka karyawan sepakat untuk membayar secara cicilan selama 1 tahun dengan nilai cicilan per bulan sebesar Rp 833.000

Maka pada saat pencatatan transaksi keuangan sebagai berikut

  1. Transaksi Pencairan Uang Ke Karyawan maka jurnalnya adalah
    1. Debet : Piutang Karyawan Rp 10.000.000
    2. Kredit : Bank Rp 10.000.000
  2. Transaksi saat terjadinya pemotongan gaji karyawan adalah
    1. Debet : Bank Rp 833.000
    2. Kredit : Piutang karyawan Rp 833.000
    3. Atau bisa juga jurnalnya seperti dibawah ini
  3. Transaksi saat Terjaid pembayaran gaji karyawan tersebut
    1. Debet : Biaya Gaji Rp 3.000.000
    2. Kredit : Bank Rp 2.167.000
    3. Kredit : Piutang Karyawan Rp 833.000

Kasbon merupakan salah satu elemen penting yang tidak bisa dikeluarkan dalam operasional bisnis perusahaan. Meski merupakan salah satu bagian dari fasilitas yang diberikan perusahaan, bukan berarti aktivitas pengeluaran kasbon ini tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan bertanggungjawab dalam pengelolaan kas bon karyawan maka perusahaan dapat memberikan solusi jangka pendek dan Panjang kepada setiap karyawan yang mengalami kesulitan keuangan. Disisi lain pengeluaran kas bon ini juga mesti dipantau secara serius agar tidak mengganggu arus kas perusahaan dalam melakukan pengembangan bisnis.

Nah, untuk membantu Anda dalam mengatur operasional keuangan bisnis anda, disarankan agar Anda menggunakan layanan dari FR Consultant Indonesia