EFIN Pajak Pribadi: Cara Daftar, Aktivasi dan Cara Membuat EFIN Online

efin-pribadi

EFIN Pajak Pribadi

Bagaimana cara mendapatkan efin online, cara buat permohonan efin online, dan cara daftar efin online?

Sebagai Wajib Pajak (WP) Pribadi yang sudah membayar pajak, pada akhirnya harus melaporkan bukti pembayaran tersebut melalui penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh).

Untuk melaporkan SPT, WP harus memiliki EFIN Pajak Pribadi terlebih dahulu. Klikpajak by Mekari akan mengulasi cara daftar EFIN pajak online, aktivasi dan cara membuat EFIN Online.

EFIN ini merupakan salah satu tahapan yang akan dilalui WP agar terdaftar dalam sistem DJP Online, sebelum memenuhi kewajibannya pelaporan SPT  pajak penghasilan.

Sistem EFIN ini memungkinkan wajib pajak untuk melaporkan SPT Tahunan secara online dengan keamanan yang terenkripsi dengan baik.

Lalu, bagaimana cara mendapatan atau daftar dan aktivasi permohonan EFIN online ini?

Sebelum membahas lebih lanjut tentang EFIN pajak pribadi, Klikpajak.id akan kembali mengingatkan Sobat Klikpajak pentingnya cara kelola pajak dan keuangan bisnis yang praktis.

Ingin tahu cara kelola pajak dan keuangan usaha?

Ikuti demo online cara mudah mengelola perpajakan dan laporan keuangan perusahaan atau usaha di Klikpajak Demo Jurnal, kami dapat menyesuaikan waktu Sobat Klikpajak.

Ketentuan, syarat dan tata cara pengajuan dan mendapatkan EFIN online juga berbeda antara EFIN Pajak Pribadi dan EFIN Pajak Badan.

Namun, kali ini Klikpajak by Mekari hanya mengulas mengenai cara mendapatkan atau daftar, aktivasi dan permohonan EFIN Pajak Pribadi.

Sebelum ke langkah cara daftar, membuat, juga mendapatkan EFIN Online, ketahui apa itu EFIN?

EFIN atau Electronic Filing Identification Number adalah nomor identitas yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk WP supaya dapat melakukan transaksi elektronik.

Hal ini diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-41/PJ/2015 tentang Pengamanan Transaksi Elektronik Layanan Pajak Online sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-06/PJ/2019.

EFIN pajak pribadi juga dibutuhkan oleh WP individu untuk menyampaikan SPT pajak yang dilakukan secara online dan real time melalui internet.

Dengan begitu, WP dapat menyampaikan SPT Tahunan pribadi tanpa harus mendatangi kantor pajak, tapi dapat dilakukan secara online melalui  e-Filing.

Note: Lupa EFIN Pajak atau EFIN Hilang, Ini Cara Mendapatkannya Lagi

Keuntungan lain, WP yang sudah memiliki EFIN akan lebih mudah terenkripsi, data aman dan rahasia.

Proses pembuatan kode EFIN sekarang dibuat serba praktis karena sudah bisa dilakukan secara daring.

Jadi sebelum bisa mengakses e-Filing untuk melaporkan SPT pajak online, WP terlebih dahulu harus melakukan aktivasi EFIN.

Untuk menjadi perhatian, pembuatan juga cara mendapatkan EFIN online ini tidak dapat diwakilkan oleh siapapun, kecuali karyawan suatu perusahaan yang mengajukan permohonan EFIN secara kolektif.

Tahapan membuat EFIN ini terbilang cukup sederhana, apalagi dengan adanya akses secara online.

Langkah-Langkah Permohonan/Aktivasi EFIN Pajak Pribadi

DJP memberikan dua pilihan bagi WP yang ingin mengajukan permohonan EFIN Pajak Pribadi ini.

Kedua pilihan untuk mendapatkan EFIN tersebut adalah dapat dilakukan secara offline dengan mendatangi langsung Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

Atau mengajukan permohonan EFIN Pajak Pribadi secara online.

Tentu saja, pengajuan EFIN secara daring akan lebih simple karena dapat dilakukan kapan pun dan di mana saja selama tersambung dengan koneksi internet.

Berikut adalah dua cara pengajuan EFIN dan ketentuannya.

a. Permohonan EFIN Pajak Pribadi ‘Offline’

Berikut ini langkah-langkah cara mendapatkan EFIN pajak pribadi secara offline:

1. Unduh Formulir Permohonan EFIN Pribadi

Unduh formulir pengajuan EFIN pada www.pajak.go.id, unduh di sini UNDUH FORMULIR EFIN

Jika terdapat kendala ketika pengunduhan, Sobat Klikpajak juga bisa langsung mengunjungi Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

2. Mengisi Formulir Permohonan EFIN Pribadi

Isi formulir permohonan EFIN yang sudah diunduh tersebut secara lengkap di kolom yang telah disediakan.

4. Lengkapi Dokumen Pengajuan EFIN Pajak Pribadi

Permohonan aktivasi EFIN tidak bisa diwakilkan oleh orang lain, kecuali bagi karyawan suatu perusahaan yang bisa diajukan secara kolektif.

Adapun dokumen yang harus dipersiapkan sebagai syarat mengajukan EFIN Pribadi, yaitu:

Formulir aktivasi EFIN yang sudah dilengkapi
Alamat email aktif
Asli dan Fotokopi KTP => bagi Warga Negara Indonesia (WNI)
Asli dan Fotokopi Paspor, KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) => bagi Warga Negara Asing (WNA)
Asli dan Fotokopi NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) atau SKT (Surat Keterangan Terdaftar)

Bagi karyawan yang ingin mengajukan EFIN secara kolektif, ini persyaratannya:

Jumlah harus lebih dari 20 orang
Nama karyawan tercantum dalam laporan SPT PPh 21
Perusahaan harus menyediakan tempat dan peralatan yang dibutuhkan untuk aktivasi EFIN
Karyawan harus hadir saat pengaktifan EFIN

Note: Cara Mendapatkan EFIN Pajak Secara Online Mudah untuk Wajib Pajak Pribadi dan Badan

5. Datang ke Kantor Pajak

Setelah mengisi firmulir EFIN yang diunduh situs Ditjen pajak tadi dan telah melengkapi semua berkas yang dibutuhkan, bawa formulir EFIN yang telah diisi dan semua dokumen ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) terdekat.

Ingat, pengajuan ini tidak dapat dikuasakan kepada orang lain. Harus Sobat Klikpajak sendiri yang datang ke Kantor Pajak untuk mengurus permohonan EFIN ini.

6. Mendapatakan EFIN Pajak Pribadi

Setelah semua proses di atas dilakukan, Sobat Klikpajak akan mendapatkan EFIN dari petugas KPP atau KP2KP.

Begitu mendapatkan EFIN dari petugas pajak tersebut, berikutnya segera lakukan aktivasi di situs resmi DJP Online.

Note: 10 Formulir e-Reg Pajak untuk Ajukan NPWP Secara Online

7. Aktivasi EFIN

Setelah WP mendapatkan kode EFIN dari petugas KPP atau KP2KP, lakukan aktivasi di website DJP Online.

WP selanjutnya akan menerima email konfirmasi yang berisi password sementara.

Proses aktivasi dilakukan dengan menekan link aktivasi dari email yang dikirimkan tersebut.

Langsung klik tautan tersebut untuk mengganti password dengan yang baru sesuai keinginan Sobat Klikpajak.

b. Permohonan Membuat EFIN Online

Guna mencegah penyebarah Virus Corona (Covid-19) yang terjadi sejak awal 2020, DJP menerapkan pelayanan pajak yang dilakukan tanpa tatap muka.

Salah satunya adalah mendapatkan kode dan aktivasi EFIN secara daring.

Tahapannya kurang lebih sama dengan pengajuan EFIN secara offline ke KPP, namun yang membedakan adalah secara keseluruhan prosesnya benar-benar dilakukan secara online.

Berikut cara mengajukan EFIN Pribadi secara online:

1. Unduh Formulir Permohonan EFIN Online

Cara mendapat formulir ini, tuliskan kata kunci ‘formulir permohonan efin’ pada mesin pencarian google (google search).

Sobat Klikpajak akan diarahkan pada website pajak.go.id yang menyediakan formulir permohonan EFIN tersebut.

Setelah masuk ke laman formulir permohonan EFIN, klik PDF Formulir Permohonan EFIN di bagian bawah (button) dan download.

Atau unduh formulir pengajuan EFIN pada www.pajak.go.id, unduh di sini UNDUH FORMULIR EFIN

Formulir tersebut bisa digunakan untuk WP Pribadi, WP Badan dan Bendahara, kuasa WP.

2. Mengisi Formulir EFIN Online

Isi formulir permohonan EFIN dengan jelas
Centang kolom orang pribadi dan kolom aktivasi
Isi NPWP, nama, tempat lahir, tanggal lahir, dan lain sebagainya
Kolom EFIN dikosongkan dahulu
Isi nomor telepon dan alamat email aktif Sobat Klikpajak karena DJP akan mengirimkan kode EFIN melalui email tersebut
Selanjutnya, bubuhkan tanda tangan di formulir dan jangan lupa tulis tempat dan tanggal serta nama Sobat Klikpajak

3. Lakukan Swafoto

Foto formulir yang sudah terisi dengan lengkap tersebut
Berikutnya, swafoto atau selfie sembari memegang KTP asli dan NPWP asli
Saat swafoto, nomor NPWP dan NIK KTP harus terlihat karena akan diperiksa oleh petugas

Note: Cara Mendapatkan, Aktivasi, dan Daftar EFIN Badan Online

4. Kirim Permohonan EFIN Online ke Email KPP

Setelah rangkaian proses tersebut selesai, kirimkan permohonan EFIN ke alamat email KPP tempat Sobat Klikpajak terdaftar.

Untuk mengetahui di KPP mana Sobat Klikpajak terdaftar, cek pada kartu NPWP Sobat Klikpajak.

Cara lain bisa cari lewat google search dengan kata kunci ‘unit kerja KPP’.

Atau lebih singkatnya Sobat Klikpajak dapat klik tautan ini UNIT KERJA.

Setelah menemukan email KPP yang dituju, mulai kirimkan email permohonan EFIN online.

Dalam email tersebut, tulis subjek email: ‘Permohonan EFIN’.

Lampirkan dalam email itu foto formulir permohonan EFIN dan swafoto WP yang memegang NPWP dan KTP.

5. Menunggu Proses Permohonan EFIN Online

Setelah semua proses dilakukan, Sobat Klikpajak tinggal menunggu permohonan EFIN diproses DJP.

Untuk menanyakan kabar permohonan nomor EFIN Sobat Klikpajak, hubungi pihak terkait KPP tempat Sobat Klikpajak terdaftar dan mengirimkan email permohonan EFIN online Sobat Klikpajak.

6. Aktivasi EFIN Online

Langkah terakhir, Sobat Klikpajak akan menerima email balasan dari DJP dalam tempo kurang dari 24 jam, yang berisi kode EFIN.

Sebaiknya, pengajuan EFIN dilakukan pada hari kerja.

Setelah mendapat EFIN pajak, bisa langsung mengaktivasikannya pada situs DJP Online.

Langkah-langkahnya seperti berikut ini:

Masuk ke situs DJP Online: https://djponline.pajak.go.id/account/login
Klik “daftar di sini”
Masukkan nomor NPWP, EFIN dan kode keamanan WP
Lalu klik “verifikasi”
Silakan buat password untuk login ke aplikasi DJP Online
Silakan cek email dan temukan link aktivasi yang diberikan oleh DJP
Klik link tersebut yang akan membawa Sobat Klikpajak masuk ke halaman login aplikasi DJP Online
Login menggunakan NPWP dan buat pula password baru
EFIN telah teraktivasi dan transaksi pajak online siap dilakukan

Note: Cara Lapor Pajak tapi Lupa ‘Password’ dan Lupa EFIN

Aktivasi EFIN tidak bisa dikesampingkan supaya WP dapat melakukan transaksi terkait kewajiban pajak secara online.

EFIN merupakan nomor identitas diri dari WP yang diterbitkan oleh DJP, bukan pihak lain.

Segera setelah aktivasi EFIN, WP akan mendapat nomor yang bisa digunakan untuk layanan elektronik pajak seperti e-filing melalui aplikasi DJP online atau Penyedian Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) mitra resmi DJP seperti Klikpajak.

Setelah memperoleh EFIN, sekarang tiba saatnya untuk melaporkan SPT Pajak Penghasilan Sobat Klikpajak secara online melalui e-Filing.

Tahukah, Sobat Klikpajak dapat mudah menyampaikan SPT pajak melalui e-Billing Klikpajak.

Klikpajak.id adalah PJAP atau Application Service Provider (ASP) mitra resmi Ditjen Pajak yang disahkan dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-169/PJ/2018.

Melalui e-Filing Klikpajak, Sobat Klikpajak dapat melaporkan semua jenis SPT Tahunan/Masa dengan langkah-langkah yang mudah.

Lapor SPT pajak di e-Filing Klikpajak juga gratis selamanya, seperti:

SPT Tahunan Pajak Badan
SPT Masa (Bulanan) Pajak
SPT Tahunan Pajak Pribadi

Setelah menyampaikan SPT pajak, Sobat Klikpajak akan peroleh bukti lapor dalam bentuk elektronik, yakni Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) dari DJP yang berisi:

Informasi Nama Wajib Pajak (WP)
Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
Tanggal pembuatan BPE
Jam pembuatan BPE
Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE)

Melalui Klikpajak.id, Sobat Klikpajak juga akan mendapatkan NTTE resmi dari DJP sebagai bukti lapor.

Untuk mengetahui cara lapor SPT Pajak, dapat melihat tutorialnya berikut ini:

Cara Lapor SPT PPh Pribadi
Cara Lapor SPT PPh Badan

“Perlu diingat, ketentuan pengenaan sanksi pajak terbaru diatur melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.”

Sesuai UU Cipta Kerja ini, berlaku tarif bunga sanksi administrasi pajak ditetapkan oleh Menteri Keuangan yang perhitungannya mengacu pada suku bunga bank sentral Indonesia (Bank Indonesia/BI).

Temukan ketentuan terbaru tentang perpajakan dalam UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja pada e-Book “Susunan dalam Satu Naskah UU Perpajakan (UU Cipta Kerja)”, di bawah ini:

Tarif Sanksi Pajak Terbaru

Bicara sanksi pajak, besar tarif sanksi terbaru diatur dalam Undang-U No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Berikut tarif bunga sanksi administrasi pajak sebagai komponen untuk menghitung besarnya sanksi atau denda pajak:

1. Sanksi denda terkait Surat Pemberitahuan (SPT)

Rumus perhitungannya: (Tarif bunga sanksi pajak + 5% : 12)

Pengenaan sanksi paling lama 24 bulan (2 tahun).

Sanksi denda ini dikenakan pada Sobat Klikpajak yang:

Melakukan pembetulan SPT sendiri dan membuat utang pajak jadi lebih besar
Kurang bayar karena pembetulan SPT Tahunan/Masa
Terlambat membayar PPh Pasal 29 SPT Tahunan
Terlambat membayar SPT Masa

2. Sanksi denda tidak melunasi SPT kurang bayar

Rumus perhitungannya: (Tarif bunga sanksi pajak + 10% : 12)

Pengenaan sanksi paling lama 24 bulan (2 tahun).

Note: Ketentuan dan Syarat Lapor PPh 23 Online Terbaru

3. Sanksi denda tidak melunasi pajak kurang bayar dan mendapat SKPKB

Rumus perhitungannya: (Tarif bunga sanksi pajak + 15% : 12)

Pengenaan sanksi paling lama 24 bulan (2 tahun).

Sanksi denda ini dijatuhkan pada WP yang tidak mau melunasi pajak kurang bayar dan WP sudah mendapatkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB).

4. Sanksi denda terkait tindak pidana karena pengungkapan ketidakbenaran

Untuk tarif sanksi denda ini, tidak menggunakan tarif fluktuatif yang mengacu pada suku bunga acuan BI.

Tarif sanksi dijatuhkan karena pengungkapan ketidakbenaran atau ketidaksesuaian data dalam konteks tindak pidana perpajakan, maupun melampirkan keterangan yang isinya tidak benar, sebesar 100% dari jumlah pajak yang kurang bayar saat pengungkapan pelaporan pajak tidak benar.

Note: Tahapan Pengenaan Sanksi Pajak: Pemeriksaan & Penyelesaiannya

5. Penghentian Penyidikan

Penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan cuma bisa dilakukan setelah melunasi semua utang pajak yang tidak/kurang bayar/seharusnya dikembalikan.

Sobat Klikpajak juga harus menyelesaikan sanksi administrasi berupa denda sebesar 3 kali jumlah pajak yang tidak/kurang dibayar, atau yang tidak seharusnya dikembalikan.

Mudah Lihat Batas Waktu Bayar dan Lapor Pajak

Tidak perlu bingung kapan waktunya harus membayar dan melaporkan pajak Sobat Klikpajak tepat waktu.

Hindari sanksi atau denda terlambat bayar dan lapor pajak, lebih mudah lihat semua jadwal pembayaran dan pelaporan SPT pada kalender saku di Kalender Pajak Klikpajak.