7 Hal Yang Penting Dibicarakan Dengan Mitra Usaha

7 Hal Yang Penting Dibicarakan Dengan Mitra Usaha

Kenali mitra usaha Anda. Mencari mitra usaha dalam membangun bisnis adalah hal yang krusial. Karena apabila Anda salah mengenal atau memercayai mitra usaha Anda, maka sudah bisa dibayangkan kalau kinerja usaha Anda ke depan akan dipenuhi dengan permasalahan yang bisa jadi alot untuk diatasi. Karena itu, sebelum memilih mitra usaha yang tepat, diperlukan diskusi mendalam tentang visi dan misi usaha Anda.

Dengan pembicaraan mendalam dan jelas, maka baik Anda mau pun mitra Anda, akan saling memahami tentang usaha yang ingin dijalankan. Dengan begitu, resiko terjadinya konflik yang kelak justru merugikan pun akan bisa Anda hindari. Pembicaraan tersebut pun harus mengutarakan berbagai hal penting yang menyangkut baik diri Anda mau pun mitra Anda dalam konsep menjalankan bisnis. Apa yang diinginkan dan apa yang tidak diinginkan dari usaha tersebut.

7 Hal yang dimaksud adalah:

  1. Apakah Anda memiliki visi yang sama?
  2. Apa saja kelemahan dan kekuatan Anda dan Mitra?
  3. Berapa banyak modal yang ingin diinvestasikan oleh kedua pihak?
  4. Berapa besar waktu yang ingin Anda berikan pada usaha ini?
  5. Bagaimana cara Anda mengatasi konflik atau menghadapi kesulitan yang akan datang?
  6. Persetujuan tertulis atas setiap kesepakatan.
  7. Apa exit strategy Anda?

Ikuti media sosial FR Consultant Indonesia untuk informasi lainnya tentang dunia Bisnis dan Digital Marketing, Keuangan beserta Perpajakan.

Apakah Anda memiliki visi yang sama?

Sebelum memulai usaha, dan menumbuhkan produk dan layanan yang baik. Visi adalah komponen yang tak kalah penting untuk dimiliki. Anda perlu menanyakannya pada calon mitra usaha, apakah visi dia dan Anda cocok? Apa yang Anda dan dia inginkan dari bisnis ini ke depannya? Rencana apa yang ingin dibangun?

Kecocokan visi akan sangat mempengaruhi kinerja usaha ke depan. Apalagi andaikan Anda sudah membentuk usaha tersebut menjadi sebuah perusahaan dengan legalitas resmi. Tentu bukan lagi perkara jual produk atau layanan, melainkan menumbuhkan perusahaan sesuai dengan visi yang ditetapkan.

Baca juga : Mengenal berbagai Unsur Pajak yang Ada di Indonesia

Apabila Anda seorang pengusaha yang memiliki pandangan yang jauh terkait usaha Anda, tentu Anda akan memahami pentingnya kesepakatan visi. Visi yang sama akan membantu Anda dan mitra usaha dalam membangun strategi untuk menggapai gol-gol yang ditetapkan. Tapi, seandainya Anda pun belum memiliki visi yang jelas, maka segeralah tetapkan visi Anda sebelum mencari mitra usaha.

Tanpa visi, usaha Anda akan berjalan tanpa kejelasan arah.

Apa saja kelemahan dan kekuatan Anda dan Mitra?

Selain dari visi, yang selanjutnya perlu Anda ketahui adalah potensi diri Anda dan mitra usaha Anda.

Potensi diri ini perlu diketahui bukan untuk dijadikan persaingan. Melainkan untuk dijadikan bahan baku untuk bekerja sama dan berkolaborasi dalam upaya mewujudkan visi perusahaan. Tanpa adanya upaya saling mengenal potensi diri, maka Anda akan kesulitan menetapkan tugas operasional usaha sesuai dengan potensi masing-masing.

Seusai Anda mengetahui potensi Anda, misal Anda unggul dalam hal produk namun kurang di urusan marketing. Ternyata, mitra usaha Anda justru unggul di marketing, namun kurang potensi di produk. Ketika itulah Anda bisa saling melengkapi dalam menjalankan bisnis.

Jadi, pastikan Anda mendapatkan mitra usaha yang memang dapat melengkapi kekurangan Anda.

Berapa banyak modal yang ingin diinvestasikan oleh kedua pihak?

Modal merupakan salah satu komponen penting dalam berbisnis, dan modal adalah hal yang sensitif. Anda harus memastikan kepada mitra usaha, berapa modal yang ingin dia tanamkan? Tidak semua mitra ingin menanamkan modal sebesar 50:50, ada yang mungkin hanya ingin menanamkan 30% saja dari kebutuhan total. Semua tergantung pembicaraan Anda dan mitra.

Temukan jalan yang terbaik, jangan sampai ada pihak yang merasa terpaksa dalam menanamkan modal. Tentu, persentasi laba yang diinginkan pun perlu dibicarakan disertai kejelasan. Ungkapkan di awal, dan pastikan keputusan tersebut tertulis atau didokumentasikan.

Serta sah di mata hukum. Supaya masing-masing pihak memiliki acuan yang jelas, apabila sampai terjadi kecurangan ke depannya.

Berapa besar waktu yang ingin Anda berikan pada usaha ini?

Tak jarang sebuah usaha membutuhkan waktu untuk tumbuh. Kepahaman inilah yang perlu Anda samakan dengan mitra usaha Anda. Ketika Anda ingin memulai bisnis yang sepenuhnya baru, Anda dan mitra usaha harus bisa melakukan proyeksi. Kerapa lama kira-kira waktu yang dibutuhkan bagi usaha tersebut untuk berjalan mencapai titik kesuksesan tertentu?

Katakanlah misal, Anda memproyeksikan butuh waktu 1 tahun, untuk bisa membuka cabang di tempat lain. Apakah mitra Anda setuju? Jika setuju, maka para pihak akan otomatis memiliki gambaran yang sama tentang sejauh mana usaha Anda akan tumbuh dalam kurun waktu 1 tahun.

Namun jika tidak? Maka lakukanlah penyesuaian. Semakin tinggi target usaha, tentu semakin besar waktu yang dibutuhkan untuk mencapainya. Pemahaman ini perlu dipahami masing-masing pihak, agar ke depan tidak terjadi percekcokan terkait target-target usaha yang belum tercapai dikarenakan proyeknya belum lama berjalan.

Bagaimana cara Anda mengatasi konflik atau menghadapi kesulitan yang akan datang?

Setiap orang memiliki cara yang berbeda-beda dalam mengendalikan diri dan mengatasi berbagai kesulitan yang datang. Sebagai pribadi, tentu Anda perlu mengetahui tentang hal ini. Anda bisa mempertanyakan diri Anda seperti:

  1. “Apakah saya memiliki kendali emosi yang baik?”
  2. “Apa yang biasanya saya lakukan ketika terjadi suatu masalah yang berat?”
  3. “Bagaimana saya menghadapi karyawan yang malas bekerja?”

Mekanisme atau pun sikap dan cara kerja Anda dalam mengatasi masalah, juga perlu dipahami oleh mitra usaha Anda. Begitu pula, Anda pun perlu memahami dengan baik bagaimana mitra usaha Anda ketika sedang menghadapi suatu masalah pelik. Terutama yang berkaitan dengan urusan usaha.

Hal ini menjadi penting, agar masing-masing pihak paham bagaimana harus bersikap ketika menjumpai konflik besar yang dialami perusahaan.

Persetujuan tertulis atas setiap kesepakatan.

Setelah melakukan perbincangan panjang dan mendalam dengan mitra usaha Anda, lalu mencapai berbagai kesepakatan, maka sudah waktunya Anda membubuhkannya ke lembaran dokumen tertulis. Yang perlu diperhatikan untuk dituliskan setidaknya adalah sebagai berikut:

  • Nama Kemitraan yang disepakati.
  • Kontribusi dan besarannya dari masing-masing pihak.
  • Alokasi keuntungan dan kerugian bagi kedua pihak.
  • Definisi otoritas dan pengambilan keputusan tiap pihak.
  • Petunjuk pengelolaan bagi kedua pihak.
  • Prosedur penerimaan Mitra baru?
  • Apa yang terjadi apabila Mitra mundur di tengah jalan, atau meninggal?
  • Metode penyelesaian konflik.

Sedikitnya, hal tersebut yang perlu Anda tuangkan ke dalam dokumen resmi. Dan, hal-hal lain yang menurut Anda penting dalam menjaga kelancaran kerjasama usaha.

Baca juga : Mengenal hutang usaha, jenis-jenisnya dan strategi melunasinya

Apa Exit Strategy Anda?

Exit strategy yang dimaksud adalah, langkah yang perlu Anda ambil andaikan sampai terjadi kerugian terburuk. Anda dan mitra perlu mendiskusikan hal-hal penting, seperti misalnya: “Bagaimana kalau jalannya usaha, dikarenakan suatu hal, ternyata harus pisah dengan Mitra?”

Andaikan ada mitra Anda yang mengundurkan diri, bagaimanakah perhitungan sahamnya? Apakah Anda harus membeli kepemilikan mereka?

Kalau pun Anda rupanya mengalami kesulitan untuk menentukan konsep dan strategi bisnis serta keuangan, Anda bisa menggunakan jasa konsultan bisnis dan keuangan seperti FR Consultant Indonesia.

Exit strategy ini sebenarnya untuk membangun kesiapan masing-masing pihak, terkait kerugian terburuk yang mungkin terjadi. Supaya Anda tidak terkejut, dan tetap dapat mengambil kendali seandainya hal tersebut memang terjadi. Dan, untuk menghindari percekcokan dengan mitra usaha. Dengan adanya exit strategy, permasalahan terburuk yang ada akan tetap bisa diselesaikan tanpa larut berkepanjangan.

Menjalin Mitra dengan Konsultan Bisnis

Memiliki mitra usaha yang terpercaya tentu menjadi incaran para pengusaha yang paham terkait naik-turunnya dunia usaha. Mencari mitra usaha ibarat mencari sekutu yang bisa diandalkan. Sekutu yang kuat dan solid tentu akan memudahkan Anda dalam memperjuangkan bisnis yang Anda bangun. FR Consultant Indonesia sangat mungkin untuk menjadi mitra Anda dalam upaya mengelola keuangan usaha dan upaya untuk digital marketing.

Seandainya Anda mengalami kesulitan untuk menemukan layanan konsultasi bisnis yang sesuai, Anda bisa menggunakan jasa konsultan bisnis milik FR Consultant Indonesia. Kami juga berperan sebagai penyedia jasa laporan keuangan dan jasa pembukuan untuk usaha. Bagi Anda yang tinggal di Depok, Anda bisa menggunakan jasa konsultan keuangan di Depok.

FR Consultant Indonesia memiliki staf-staf terbaik untuk membantu Anda memonitor sistem keuangan perusahaan Anda. Kami adalah juga jasa konsultan keuangan untuk pengelola keuangan bisnis, yang juga konsultan manajemen keuangan, sekaligus jasa konsultan pajak. Kami juga menyediakan tenaga ahli untuk konsultasi manajemen bisnis. Anda bisa menghubungi kami, karena kami hadir untuk Anda.

FR Consultant Indonesia, Solusi Pembuatan Laporan Keuangan dan Laporan Pajak Perusahaan dan Pribadi Hubungi 0813-8228-9991. (fr)