7 Hal Penting Yang Berpengaruh Pada Anda Dalam Mengambil Keputusan!

7 Hal Penting Yang Berpengaruh Pada Anda Dalam Mengambil Keputusan!

Pengambil keputusan dalam proses usaha merupakan momen yang krusial. Ketika Anda salah dalam mengambil keputusan, tentu dampak yang diakibatkan pun bisa bermacam-macam. Apabila keputusan tersebut adalah keputusan besar, maka bisnis Anda bisa berada dalam bahaya. Tapi tentu, salah mengambil keputusan tidak serta merta terjadi begitu saja. Pasti ada penyebab-penyebabnya yang bikin Anda gagal dalam mengambil keputusan secara baik dan adil.

Sering kali kita lengah atau lalai dalam mengambil keputusan, dan menyimpulkan bahwa faktor eksternal lah yang menyebabkan Anda salah. Tapi kenyataannya, tidaklah selalu seperti itu. Anda tetap harus memperhatikan apa yang terjadi dalam diri Anda, dan kenapa Anda bisa gegabah dalam mengambil keputusan.

Dalam artikel kali ini, akan dibahas:

  1. 7 Hal penting yang mempengaruhi Anda dalam mengambil keputusan.
  2. Gunakan bantuan konsultan bisnis dalam mengambil keputusan.

Ikuti media sosial FR Consultant Indonesia untuk informasi lainnya tentang dunia Bisnis dan Digital Marketing, Keuangan beserta Perpajakan.

7 Hal penting yang mempengaruhi Anda dalam mengambil keputusan.

Sebagai pengusaha, atau ketika Anda sedang menjalankan usaha, pengambilan keputusan merupakan proses penting yang tidak bisa dianggap remeh. Apalagi, kalau keputusan yang diambil adalah keputusan besar. Karena itulah, Anda perlu untuk mengetahui hal-hal penting apa saja yang sekiranya dapat mempengaruhi Anda, dalam mengambil keputusan ketika menjalankan bisnis:

1. Sempitnya waktu.

Waktu menjadi salah satu faktor terbesar yang mempengaruhi Anda dalam mengambil suatu keputusan. Ketika Anda sudah dikejar tenggat waktu untuk memenuhi permintaan atau menyelesaikan pekerjaan dari klien, di sinilah proses Anda mengambil keputusan akan terganggu.

Oleh karena itu, jangan sekali-sekali meremehkan waktu.

Ketika Anda ingin meeting dengan klien, atau menjawab permintaan klien yang membutuhkan upaya besar, ada baiknya Anda mencoba untuk meminta tambahan waktu. Sehingga Anda dapat berpikir lebih tenang dan lapang, tanpa ada rasa khawatir diburu-buru atau tergesa-gesa.

2. Kelelahan pada mental.

Kondisi mental dalam diri Anda pun dapat berpengaruh terhadap langkah Anda dalam mengambil keputusan. Anda perlu mengetahui, kelelahan fisik tentu mudah Anda sadari, tapi kelelahan mental bisa jadi tidak Anda sadari.

Karena itu, ketika Anda ingin membuat keputusan apa pun, pastikan Anda dalam kondisi mental yang baik. Dalam artian, pikiran Anda tidak terlalu banyak dipenuhi beban yang justru mengganggu Anda dalam berpikir secara objektif dan menyeluruh.

Kelelahan memutuskan atau decision fatique yang disebabkan karena mental yang letih. Tidak selalu berhubungan dengan sulitnya keputusan yang ingin Anda ambil, tapi kerap berkaitan dengan kuantitas keputusan yang telah atau akan Anda buat.

Baca juga : Slip Gaji Online: Manfaatnya Untuk Perusahaan Anda!

3. Emosi atau amarah.

Dikutip dari jurnal.id, Wesley Moons, seorang psikolog dari University of California dan rekannya Diane Macke melakukan beberapa penelitian tentang bagaimana kemarahan dapat mempengaruhi keputusan.

Pada tes yang pertama, sekelompok mahasiswa yang sedang marah (akibat perdebatan dengan kelompok mereka) ditempatkan bersebelahan dengan sekelompok mahasiswa yang tenang. Kemudian mereka disuruh membaca dua jenis argumen, yang menarik dan yang lemah, yang dirancang untuk meyakinkan mereka bahwa mahasiswa memiliki kebiasaan finansial yang baik.

Argumen yang kuat mengutip data dan fakta, sedangkan yang lemah tidak.

Pada tes berikutnya, salah satu grup diberitahu bahwa kedua argumen tersebut dibuat oleh organisasi yang berpengalaman di bidang finansial, sementara grup yang lain diberitahu bahwa argumen-argumen tersebut dibuat oleh organisasi medis yang tidak berpengalaman di bidang finansial.

Ternyata, para murid yang marah membuktikan bahwa kemarahan menjadikan mereka decision maker yang lebih baik dan lebih analitis. Bahkan melalui tes ketiga, terbukti bahwa kemarahan dapat mengubah orang yang biasa saja menjadi pemikir yang cerdas.

Tentu, bukan berarti Anda harus selalu marah-marah untuk menjadi pembuat keputusan yang ulung. Anda pun harus pandai dalam mengendalikan emosi dalam diri Anda, karena baru dengan begitu, Anda bisa berpikiran jernih.

4. Terlalu banyak pilihan.

Banyak pilihan adalah yang yang baik? Belum tentu. Seperti halnya Anda memiliki terlalu banyak ide untuk strategi usaha, hal tersebut tidak lantas membuat Anda menjadi lebih mudah dalam mengambil keputusan.

Kalau pun Anda rupanya mengalami kesulitan untuk menentukan konsep dan strategi bisnis serta keuangan, Anda bisa menggunakan jasa konsultan bisnis dan keuangan seperti FR Consultant Indonesia.

Pilihan yang terlalu banyak, sering kali justru membuat kita merasa bingung. Apalagi ketika setiap pilihan yang ada, itu sesuai sama diri kita.

Begitu pula dalam mengambil keputusan usaha. Ketika di benak Anda muncul berbagai ide untuk keluar dari masalah yang terjadi, cobalah untuk menenangkan diri Anda terlebih dahulu sebelum spontan mengambil keputusan.

Pilihlah ide atau jalan keluar yang rasional, yang memang memiliki aspek-aspek penting yang dapat dipertimbangkan. Hindari memilih pilihan yang tidak masuk akal dan terlalu muluk.

5. Lingkungan di sekitar Anda.

Suka atau tidak, lingkungan Anda atau pun lingkungan kerja Anda, akan sangat berpengaruh terhadap Anda dalam mengambil keputusan. Ketika Anda dikelilingi oleh orang-orang yang toxic atau cenderung berpikiran negatif, maka sudah bisa diperkirakan kalau Anda akan terjebak ke dalam pemikiran yang negatif.

Yang akan turut serta berdampak pada pengambilan keputusan Anda.

Karena itu, ketika Anda ingin mengambil suatu keputusan bisnis, sebaiknya cobalah mengambil keputusan setelah melalui sehari waktu di rumah. Sehingga Anda memiliki kesempatan untuk memikirkan dengan tenang terkait keputusan yang akan diambil.

Apalagi, andaikan keputusan tersebut adalah langkah yang berdampak besar bagi perusahaan.

6. Pikiran yang Rasional.

Dikutip dari accurate.id, pengambilan keputusan yang didasarkan pada tingkat rasionalitas seseorang akan menghasilkan sebuah keputusan yang objektif.

Namun sebaliknya, apabila orang tersebut melupakan aspek rasionalitas, dan lebih mengedepankan aspek emosional, maka keputusan yang baik pun akan sulit didapat.

Rasionalitas merupakan pandangan orang dalam melihat dari sisi berbeda dengan mempertimbangkan berbagai macam faktor yang ada. Seseorang yang menggunakan rasionalitasnya pada sebuah putusan dipengaruhi oleh situasi, kondisi yang ada pada saat itu.

Selain itu, akan berusaha mendapatkan informasi secara menyeluruh sebelum diambilnya sebuah keputusan. Yang selanjutnya akan memahami seperti apa situasi yang terjadi dan menganalisa konsekuensi dari sebuah putusan.

7. Interpersonalitas.

Apa sebenarnya interpersonalitas?

Interpersonal bisa diartikan sebagai hubungan orang dengan orang lainnya saat terjadi jalinan kerjasama. Sebuah jejaring sosial yang ada dan berpengaruh pada cara berpikir seseorang. Hubungan antar manusia ini biasanya akan mempengaruhi pola pikir dan tingkah laku seseorang dalam berinteraksi dan bertindak.

Maka sifat interpersonal ini sangat mempengaruhi pula dalam pengambilan sebuah keputusan yang harus dilakukan. Setiap individu tentu memiliki interaksi interpersonal yang berbeda. Maka putusan pun terjadi berbeda jika individu saling berpendapat dalam pengambilan keputusan. Tak jarang, hubungan seorang pemilik usaha dengan karyawannya pun dapat berpengaruh terhadap kebijakan yang diberikan si pengusaha kepada si karyawan.

Baca juga : Kenapa Perlu Desain Website Yang Baik Untuk Bisnis Anda?

Gunakan bantuan Konsultan Bisnis dalam mengambil keputusan.

Andaikan Anda adalah seorang pengusaha yang baru merintis bisnis, mengambil keputusan tentu akan menjadi yang menguras energi. Itulah sering kali, pengusaha muda membutuhkan mentor dalam mengatur strategi usahanya.

Mengingat besarnya peran pengambilan keputusan, maka tidak masalah apabila Anda menggunakan layanan konsultan bisnis dalam menentukan strategi operasional usaha. FR Consultant Indonesia dapat membantu Anda dalam mengelola keuangan bisnis, digital marketing, perpajakan usaha, dan termasuk pula pembuatan izin mendirikan usaha.

Maka seandainya Anda mengalami kesulitan dalam pengambilan keputusan usaha yang sesuai, Anda bisa menggunakan jasa konsultan bisnis milik FR Consultant Indonesia. Kami juga berperan sebagai penyedia jasa laporan keuangan dan jasa pembukuan untuk usaha.

Bagi Anda yang tinggal di Depok, Anda bisa menggunakan jasa konsultan keuangan di Depok.

FR Consultant Indonesia memiliki staf-staf terbaik untuk membantu Anda memonitor sistem keuangan perusahaan Anda. Kami adalah juga jasa konsultan keuangan untuk pengelola keuangan bisnis, yang juga konsultan manajemen keuangan, sekaligus jasa konsultan pajak. Kami juga menyediakan tenaga ahli untuk konsultasi manajemen bisnis. Anda bisa menghubungi kami, karena kami hadir untuk Anda.

FR Consultant Indonesia, Solusi Pembuatan Laporan Keuangan dan Laporan Pajak Perusahaan dan Pribadi Hubungi 0813-8228-9991. (fr)